Rangkaian Hambatan Listrik adalah rangkaian yang terhubung langsung dengan hambatan seri dan hambatan paralel. Apabila kita ingin membuat sebuah Rangkaian Hambatan Listrik yang sesuai dengan keinginan kita, maka pertama yang harus kia perlukan adalah beberapa rangkaian pendukung. Jika ingin membuat rangkaian listrik, minimal kita harus mempunyai dua hambatan. Dari dua hambatan tersebut nantinya pasti memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Rangkaian Hambatan Listrik

Rangkaian Hambatan Seri
Rangkaian Hambatan Seri adalah rangkaian yang di susun berderet atau rangkaian yang terdiri dari dua hambatan atau lebih. Hambatan seri biasanya di susun berderet dengan tujuan untuk membentuk rangkaian listrik yang tidak bercabang. Setiap arus yang melalui titik hambatan sama besar. Hambatan pengganti yang di miliki dalam rangkaian seri sama dengan penjumlahan aljabar semua hambatan. Sehingga nilai yang di miliki hambatan pengganti akan selalu lebih besar dari pada nilai hambatan yang di susun.

Tujuan dari penggunaan rangkaian hambatan listrik seri adalah untuk memperbesar nilai hambatan listrik dan juga dapat membagi beda potensial dari sumber tegangan. Rangkaian Hambatan seri dapat di ganti dengan hambatan yang di sebut hambatan pengganti seri (Rs). Contohnya adalah tiga buah lampu yang di susun secara seri dan memiliki masing-masing hambatan R1, R2 dan R3 dengan baterai yang memiliki tegangan yang nantinya akan mengalir di setiap komponen.

Rangkaian Hambatan Paralel
Rangkaian Hambatan Paralel adalah rangkaian yang di susun secara berdampingan sehingga rangkaian yang di hasilkan akan memiliki cabang. Hambatan yang di susun secara paralel akan membentuk listrik yang bercabang dan memiliki lebih dari satu jalur arus listrik. Sama seperti susunan hambatan seri, susunan dalam rangkaian hambatan paralel juga dapat di ganti dengan sebuah hambatan yang di sebut hambatan pengganti paralel (Rp).

Fungsi dari rangkaian hambatan paralel adalah untuk membagi arus listrik. Contoh dari rangkaian hambatan paralel adalah tiga buah lampu yang masing masing hambatan R1, R2 dan R3 di hubungkan dengan baterai, sehingga menyebabkan arus listrik dalam komponen dapat mengalir. Ujung hambatan dan baterai akan bertemu pada satu titik cabang. Besar beda potensial (tegangan) di setiap komponen sama.

Demikian penjelasan singkat mengenai rangkaian hambatan listrik, semoga rangkaian kali ini berguna dan bermanfaat bagi para pembaca setia Rangkaianelektronika.biz. Baca juga artikel elektronika lainnya, seperti Rangkaian Tachometer, Rangkaian Sensor Gas dan Rangkaian Campuran.

Share Artikel Rangkaian Hambatan Listrik



Artikel Terkait Rangkaian Hambatan Listrik