Rangkaian Paralel adalah rangkaian yang disusun secara berderet (paralel) dimana semua input dari komponen yang digunakan berasal dari sumber yang sama. Contoh dari Rangkaian Paralel adalah lampu yang dipasang di rumah kita masing-masing. Inilah mengapa untuk memproduksi lebih mahal di bandingkan dengan rangkaian seri. Apabila kita menyusun semua komponen rangkaian listrik secara paralel akan menghabiskan biaya yang lebih banyak karena membutuhkan kabel penghubung yang lebih banyak. Itulah kelemahan yang di miliki apabila kita ingin membuat sebuah rangkaian secara paralel.

Selain memiliki kelemahan, rangkaian yang disusun secara paralel juga memiliki kelebihan. Salah satunya apabila komponen rusak ataupun tidak terpasang, maka komponen yang lainnya akan tetap berfungsi tanpa gangguan sama sekali. Rangkaian Seri dan Rangkaian Paralel juga dapat digabung menjadi satu sehingga menjadi rangkaian seri-paralel. Arus listrik yang mengalir dari power supply akan berjalan melalui lampu yang ada, meskipun jalan yang dilalui berbeda tetap dapat dialirkan arus listrik. Susunan seperti itu juga bisa kita sebut sebagai rangakain listrik paralel.

Rangkaian Paralel

Pada percobaan rangkaian paralel gambar di atas, dapat kita lihat dua resistor yang disusun secara paralel. Setiap ujung kedua resistor akan secara langsung terhubung dengan sumber tegangan secara bersamaan. Dengan begitu arus listrik dapat secara bebas mengalir melalui dua jalan yang berbeda hingga mencapai setiap resistor yang ada. Resistansi total yang dihasilkan jumlahnya sama dengan kebalikan dari tiap resistansi. Hambatan dari tiap rangkaian jumlahnya lebih kecil dibanding dengan hambatan setiap resistor yang dihubung secara paralel.

Besar dari hambatan pengganti juga akan berkurang karena adanya dua ataupun lebih resistor ditiap rangkaian paralel. Mengapa hambatan itu menurun? Karena setiap resistor yang baru akan secara langsung menambah jalur arus yang baru serta menaikan jumlah arus yang beda potensialnya tidaklah berubah. Yang harus kita perhatikan sebelum menghitung suatu hambatan pengganti pada setia rangkaian adalah total arus yang mengalir disetiap cabang. Contohnya adalah lampu lalu lintas yang merupakan rangkaian listrik paralel.

Prinsip kerja dapat kita kategorikan 3 buah lampu yang saling terhubung secara paralel antara satu lampu dengan lampu lainnya. Itulan penjelasan singkat tentang Rangkaian Paralel dan kegunannya, semoga artikel kali ini berguna dan bermanfaat. Baca juga artikel elektronika lainnya, seperti Rangkaian Power Supply, Rangkaian Osilator Sederhana, Rangkaian Charger Baterai dan Rangkaian Saklar Ultrasonik.

Share Artikel Rangkaian Paralel



Artikel Terkait Rangkaian Paralel