Rangkaian TV adalah rangkaian elektronika yang berfungsi sebagai sistem pengendali dalam perangkat televisi. Cara kerja rangkaian tv berawal dari antena yang menerima input frekuensi berupa VHF dan UHF. Frekuensi yang masuk nantinya diatur oleh tuner dan pencari gelombang, kemudian sinyal akan diproses dan dipisahkan antara gambar dan suara. Nantinya, gambar akan diolah oleh tabung katoda dan diteruskan ke layar, sinyal suara diproses untuk dipecah menjadi stereo dan kemudian dikirim ke penguat akhir dan speaker.

Prinsip kerja pesawat televisi yang terdapat pada rangkaian ialah mengubah sinyal listrik menjadi objek gambar sesuai dengan objek yang telah di transmisikan. Pada pesawat televisi hitam putih, gambar yang diproduksi akan berbentuk warna gambar hitam dan putih dengan bayangan abu-abu. Sedangkan pada pesawat televisi berwarna, semua warna yang sudah dipisah ke dalam warna dasar merah, hijau dan biru akan dicampur kembali pada rangkaian matriks agar dapat menghasilkan sinyal luminasi.

Rangkaian TV

Selain dapat menghasilkan gambar, pada rangkaian tv juga akan membawa sinyal suara yang ditransmisikan bersama sinyal gambar. Siaran televisi yang kita tonton sebenarnya hampir sama dengan sistem suara radio, yang beda hanya mencakup gambar dan suara. Sinyal suara yang dipancarkan oleh modulasi frekuensi pada suatu gelombang terpisah kedalam satu saluran yang sama dengan sinyal gambar. Sinyal gambar hampir mirip dengan sistem pemancar radio yang telah dikenal sebelumnya. Dalam kedua pengujian ini, amplitudo sebuah gelombang pembawa frekuensi radio dibuat bervariasi terhadap tegangan pemodulasi.

Jenis-jenis rangkaian tv yang paling sering kita kenal adalah NTSC (National Television System Committee), PAL (Phases Alternating Line), SECAM (Sequential Couleur a Memorie) dan PALB. Di negara Amerika Serikat yang sering digunakan adalah jenis NTSC, sedangkan untuk PAL di gunakan oleh Negara Inggris, Untuk jenis SECAM di gunakan oleh negara Perancis. Di negara Indonesia sendiri, jenis yang digunakan adalah PALB. Yang membedakan dari keempat jenis tersebut adalah format gambar, jarak frekuensi pembawa dan pembawa arus.

Untuk pengelompokan frekuensi yang sudah ditetapkan sebagai stasiun pemancar untuk tranmisi sinyalnya disebut dengan saluran (chenel). Masing-masing dari rangkaian tv mempunyai sebuah saluran 6 mHz dalam salah satu bidang frekuensi yang dialokasikan untuk penyiaran televisi komersial. Berikut ini jenis-jenis saluran yang sudah ada :

  • VHF bidang frekuensi rendah saluran 2 sampai 6 dari 54 MHZ sampai 88 MHZ.
  • VHF bidang frekuensi tinggi saluran 7 sampai 13 dari 174 MHZ sampai 216 MHZ.
  • UHF saluran 14 sampai 83 dari 470 MHZ sampai 890 MHZ.

Demikian penjelasan singkat mengenai rangkaian tv, semoga rangkaian ini dapat bermanfaat dan berguna bagi pembaca setia rangkaianelektronika.biz. Baca juga artikel rangkaian elektronika lainnya, seperti Rangkaian Sensor dan Rangkaian Relay.

Share Artikel Rangkaian TV



Artikel Terkait Rangkaian TV